Ibu, Ajarkan Aku Menjadi Sekuat Ibu

 Bismillah

menjadi perempuan, menjadi istri, menjadi ibu ternyata tak mudah

ketika kita harus menjaga semuanya tetap terjaga dengan tetap menjaga diri sendiri

beserta semua luka dan kekecewaan yang kita bawa

Kita tak bisa skip, kita tak bisa berlibur

atau bahkan memberi jedapun tak terasa seperti jeda

semua di depan mata, semua dihadapi, semua dibawa


Ku fikir mamaku adalah perempuan paling sabar di seluruh dunia

Tak pernah marah, tak pernah berkata buruk, negatif atau bahkan meluapkan emosinya pada anak-anak sekalipun

Meski pada akhirnya jiwanya tumbang dan berakhir di Poli Jiwa

Tapi mamaku orang yang kuat

Setelah hidup bersama ibu mertua, ternyata definisi sabar memiliki pengertian yang lain

Tak hanya tak pernah marah atau mengumpat tapi juga menghadapi kesepian sendirian

Allah memanggil suaminya yang pertama terlebih dahulu, lalu suami yang keduanya juga

"semua hanyalah titipan" tak terkecuali apa yang sebelumnya kita genggam, yang sebelumnya kita merasa miliki


Sabar memiliki pengertian yang sedemikian dalam

Mungkin di versi mama tidak ada amarah

di versi ibu mertua tidak ada mengeluh atau bersedih

aku hampir tak melihat lukanya dan di saat itu juga aku menyadari

kekuatan itu ada di sana

kesabaran itu menyala tenang

Komentar

Postingan Populer